Makanya, soal DPR yang tidak memilih nama-nama calon pimpinan KPK yang diindikasikan dekat dengan kekuasaan sah-sah saja.
Hal itu dikatakan Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo kepada wartawan di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (6/12).
Meski begitu, dia membantah PDI Perjuangan yang menjadi motor untuk melobi fraksi-fraksi lain untuk tidak memilih calon pilihan dari penguasa. "PDIP tidak posisi mayoritas. Kalau kita melawan Setgab selesai kita. Kita pada posisi (memilih) 4 (calon) itu. Ya kita ikut saja," jelas Tjahjo.
Calon-calon yang diduga dekat dengan Istana adalah Yunus Husein dan Aryanto Sutadi.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: