"Pakta integritas adalah tolak ukur, tapi mengapa yang bersangkutan tidak mau menandatangani?" ujar Anggota Komisi III DPR, Syarifuddin Sudding di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 1/12).
Sudding tak habis pikir mengapa sebagai calon pimpinan KPK, Zulkarnaen tak mau menandatangani pakta integritas yang disodorkan. Padahal, fakta integritas tersebut berisi pernyataan kesanggupan untuk membongkar dan menyelesaikan kasus-kasus korupsi kakap yang melibatkan lingkaran kekuasaan.
"Bahkan saya tidak habis pikir dia mengatakan tidak tahu jika kasus Century ditangani oleh KPK. Padahal kan ini sudah fakta. Publik juga sudah mengetahuinya," tegas Sudding.
Selain itu, Zulkarnaen juga punya kekurangan. Pemaparan yang disampaikan Zulkarnaen yang merupakan bekas staf ahli Jaksa Agung kepada Komisi III DPR beberapa saat lalu sangat normatif.
"Dia tidak berani mengambil terobosan. Dia tidak berani menyentuh kasus-kasus yang bersentuhan dengan elit kekuasaan. Orang seperti ini tak akan dipilih. Dia tipe orang yang mudah di ajak kompromi oleh koruptor," tandasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: