"Kita serahkan saja pada Tuhan yang Maha Kuasa, Allah SWT. Ya tentu melalui Komisi III," akunya usai menjalani
fit and proper test di ruang Komisi III DPR, komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/12).
Staf ahli Jaksa Agung ini menegaskan dirinya tidak pernah mengadakan pertemuan khusus dengan pimpinan partai politik terkait pencalonannya sebagai pimpinan KPK.
Soal latar belakangnya sebagai jaksa, dia juga mengklaim akan tegas menindak para jaksa yang nakal, syaratnya, kalau cukup bukti dan fakta.
"Kalau cukup bukti, pasti. Ya lanjut kita periksa. Jangan lama-lama. Kalau lama kita menzolimi orang banyak. Yang jelas ada fakta hukumnya dan harus deteliti sacara detail. Tapi yang pasti orang yang mau menangkap koruptor harus orangnya bersih dulu," paparnya.
Dalam konteks itulah, dia menambahkan, pimpinan KPK itu harus bisa menjadi tauladan.
[zul]
BERITA TERKAIT: