"Dengan latar belakang pendidikan dan latar belakang saya, saya pikir saya juga bisa memperkuat KPK," kata staf ahli Jaksa Agung ini di ruang tunggu Komisi III DPR kepada wartawan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 1./12).
Tapi, Zulkarnain, belum mau bicara jauh soal visi-misinya. "Masalah visi dan program nanti lah saya sampaikan. Sebagai penegak hukum, saya sudah tahu dimana titik lemahnya. Nanti la ya," elaknya.
Dia mengaku bahwa cara KPK berbeda dengan Kejaksaan, korpnya selama ini. Di Kejaksaan menggunakan sistem komando. Sedangkan KPK tidak. "Tapi saya siap kerja kolektif," janjinya.
Uji kelayakan dan kepatutan saat ini sudah dimulai meski molor dari jadwal awal yang sedianya digelar pukul 09.00. Uji Kelayakan di hari terakhir ini dipimpin Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi PKS Nasir Jamil.
[zul]
BERITA TERKAIT: