"Etnis Tionghoa yang pengusaha, saya pikir baru dia yang berani terjun ke politik. Saya apresiasi bahwa politik itu dunia kita semua. Jadi tidak usah segan, darimana pun latar belakang kita, untuk terjun ke dunia politik. Karena itu mulia," kata Jimly saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 10/11).
Hal kedua yang disoroti Jimly adalah fenomena banyaknya pengusaha media yang terjun ke partai politik. Karena itu, menurutnya, netralitas dan independensi media harus diperhatikan secara serius terutama oleh Komisi Penyiaran Indonesia.
Kalau begitu, apakah Anda mengimbau agar Hary Tanoe menjaga independensi medianya?
"Saya rasa tidak perlu diimbau. Dia tahu sendiri. Ini kan konstatasi umum saja. Saya memberi apresiasi dan dengan begitu secara tidak langsung memberi warna baru bagi politik Indonesia. Maka itu saya memberi apresiasi. Saya pun mengucapkan selamat pada Nasdem dapat tambahan kader orang seperti Hary Tanoe. Selamatlah pada Partai Nasdem," ucapnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: