Tunisia Gelar Pemilu untuk Pertama Kali Setelah Ben Ali Tumbang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 23 Oktober 2011, 15:28 WIB
Tunisia Gelar Pemilu untuk Pertama Kali Setelah Ben Ali Tumbang
Zine El Abidine Ben Ali/ist
RMOL. Tujuh juta warga Tunisia mengikuti Pemilihan Umum hari ini (Minggu, 23/10), untuk pertama kalinya pasca badai revolusi menghantam negara tersebut.

Pemilihan ini dilaksanakan 9 bulan semenjak Presiden Zinedine el Abidine Ben Ali dijatuhkan melalui aksi unjuk rasa rakyat Tunisia. Rakyat Tunisia berharap Pemilu ini bisa membawa Tunisia menjadi lebih sejahtera.

"Saya optimistis dengan adanya Pemilu ini. Saya ingin negara saya sukses," ujar salah seorang pemilih Manoubia Bouazizi seperti dikutip AFP, (Minggu, 23/10).

Dalam Pemilu ini rakyat Tunisia akan memilih 217 wakil rakyat. Para wakil rakyat ini nantinya bertugas untuk merancang konstitusi baru dalam waktu satu tahun setelah menjabat.

Diperkirakan sebanyak tujuh juta pemilih akan membanjiri tempat-tempat pemilihan suara untuk memberikan suara, bagi para politisi dari 100 partai politik yang ikut serta. Selain itu juga masih terdapat calon independen.

Diperkirakan ratusan pengamat Pemilu internasional dan ribuan pengamat lokal akan memantau jalannya pemungutan suara di berbagai TPS yang disediakan. Hasil sementara perolehan suara pemilu ini diharapkan sudah bisa diketahui besok, (Senin, 24/10). [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA