Hal itu diungkap Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada
Rakyat Merdeka Online.Tapi, kata Ramadhan, Demokrat mempersilahkan PKS keluar dari pemerintahan kalau terus mengancam dan mempermalukan Presiden, dengan seolah-olah mengatakan Presiden melanggar janji karena mencopot salah seorang kadernya. Apalagi kalau PKS terus membuat serangan di publik kepada pemerintah.
"Itu bukan lagi komunikasi politik yang santun. Nah, kalau misalnya PKS keluar, ya terserah. Artinya Kalau mau keluar, kok pusing amat. Yang pasti, jangan ganggu Pak SBY. Itu saja pesan saya ke PKS," tegas Ramadhan, (Rabu, 19/10).
Ramadhan pun tidak peduli dengan pernyataan sebagian kalangan bahwa PKS akan besar kalau keluar dari pemerintahan.
"
Whatever, yang penting konsisten. Jangan bermain di dua kaki. Itu tidak santun. Politik dua kaki itu tidak islami. Kan (Islam mengajarkan) harus konsisten, harus
istiqamah," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: