"Khusus untuk Menteri Perdagangan (Gita Wirjawan), sebaiknya tidak mengulangi lagi apa yang dilakukan oleh Mari Pangestu. Yaitu terlalu beroreantasi impor. Untuk itu, kepada Menteri Perdagangan harus lebih menguatkan dan memproteksi produk-produk lokal," kata Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin kepada
Rakyat Merdeka Online, (Rabu, 19/10).
Selain itu, anggota Komisi V, yang membidangi masalah perumahan rakyat DPR ini juga menyoroti Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, yang menggantikan Suharso Monoarfa, karena akan menjadi mitra kerjanya. Dia berharap, Djan mengimplementasikan UU Rumah Susun yang baru disahkan kemarin.
"Yaitu (Djan) dapat memenuhi ketertinggalan atau kekurangan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, terutama di kota-kota besar. Karena ini menjadi masalah serius yang dihadapi bangsa kita," ungkapnya.
Untuk menjalankan UU Rusun tersebut, Saleh berharap, Djan memanfaatkan pengalamannya selama ini. Karena Djan adalah seorang pengusaha yang berhasil di dunia properti. "Mudah-mudahan, apa yang dilakukan ketika masih di luar pemerintahan, bisa dilakukan di dalam pemerintahan pada saat sudah menjabat," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: