Dahlan Iskan Pemimpin yang Tepat di BUMN

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 17 Oktober 2011, 15:43 WIB
Dahlan Iskan Pemimpin yang Tepat di BUMN
dahlan iskan/ist
RMOL. Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengangkat Direktur Utama PT. PLN Dahlan Iskan menjadi Menteri Negara BUMN menggantikan Mustafa Abubakar diapresiasi. Karena memang, Dahlan Iskan orang yang tepat memimpin kementerian tersebut.

Selain tidak bisa diintervensi oleh kepentingan politik, Dahlan juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Dan yang tak kalah penting, Dahlan memiliki kemampuan dan itu sudah teruji dalam memajukan sebuah perusahaan. Dalam ini, perusahaannya sendiri, yaitu Jawa Pos, dan perusahaan negara, PLN. Kemampuan bisnis inilah yang tak dimiliki Mustafa Abubakar.

"Sehingga Dahlan Iskan kemungkinan akan mampu menggenjot (perusahaan-perusahaan) BUMN untuk menjadi pemain besar baik dalam skala nasional maupun internasional di dunia bisnis," kata pengamat ekonomi politik Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.

Syahganda juga yakin Dahlan bisa menjadikan perusahaan-perusahaan BUMN sebagai motor penggerak ekonomi sektoral dan menjadikan BUMN sebagai perusahaan yang memiliki nilai tambah.

"Yaitu sahamya harus semakin mahal. Sehingga memperbanyak deviden untuk kepentingan negara," kata pendiri Sabang Merauke Circle ini.

Soal rencana IPO beberapa perusahaan BUMN yang pernah disampaikan oleh Menteri Mustafa, sangat tepat untuk dilanjutkan Dahlan Iskan. Karena IPO BUMN sangat penting menyerap hot money atau uang-uang yang kabur dari Amerika Serikat dan Eropa.

"Dahlan Iskan sangat tepat untuk me-manage dipercepatnya IPO-IPO yang dimaksud untuk menangkap uang yang lari Amerika dan Eropa. Jadi bukan IPO untuk swastanisasi. Karena dia punya nasionalisme yang tinggi," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA