"Beliau pekerja keras. Berkali-kali dapat apresiasi atas kinerjanya sebagai Menpera dari Presiden," kata Jurubicara PPP Muhammad Arwani Thomafi lewat pesan singkat kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.
Tapi, setelah berkali-kali menyampaikan rencana pengunduran diri tersebut ke partai dan juga ke Presiden SBY, akhirnya partai memahami keputusan Suharso mengambil langkah tersebut.
"Tidak ada persoalan publik maupun privat yang beliau langgar. Ini pilihan saja yang harus kita hormati. Dan PPP sudah menyiapkan calon penggantinya. Sudah kita sampaikan ke Presiden. Kader PPP sendiri. Saya pastikan PPP solid menghadapi dinamika reshuffle ini," tandasnya.
Kader yang ditunjuk oleh PPP adalah Djan Faridz, yang sudah dipanggil SBY ke Istana siang tadi.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: