Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW) atau Pemantau Birokrasi dan Pelayanan Publik Indonesia menemukan hampir di setiap unit-unit pelayanan publik dari kantor lurah, camat, walikota, dan terutama Pusat Kesehatan Masyarakat terdapat gambar Foke.
"Dimana ada Puskesmas, maka tidak jauh dari Lokasi Puskesmas terpampang spanduk atau reklame bergambar Fauzi Bowo, dengan mengatasnamakan forum atau lembaga di luar institusi Pemprov," kata Chairman of IBSW, Nova Andika, ME, dalam keterangan pers yang diterima sesaat lalu.
Nova Andika juga menyoroti, spanduk-spanduk itu berada di tempat-tempat yang berdasarkan ketentuan tidak diperbolehkan untuk dipasang spanduk atau reklame yang bermuatan politis, sekolah, rumah peribadatan. Sebagian spanduk, juga berisi pesan dengan berlambang gambar Pemprov DKI Jakarta, namun tetap sarat muatan ajang kampanye pribadi Foke. Begitu juga identitas Foke yang tampil memberikan pesan-pesan spritual, yang tampak membingungkan, karena terkadang sebagai gubernur dan tidak jarang sebagai tokoh agama.
"Tak salah apabila kemudian publik menilai Foke berambisi sangat kuat untuk kembali dapat berkuasa menjadi orang nomor satu di Ibukota Jakarta untuk periode 2012-2017," bebernya.
Menurutnya, pemasangan berbagai spanduk itu sah-sah saja. Tapi dia mengingatkan, tendensi malpraktek penggunaan fasilitas pemprov secara masif, dengan kemasan yang seakan-akan membawa pesan institusi pemprov luntur, dinisbikan dengan muatan kepentingan pribadi agar dapat dipilih kembali memimpin Jakarta yang sangat mencolok. Publik Jakarta yang mayoritas berpendidikan tentu sangat jeli melihatnya.
Agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, IBSW mendesak pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjelaskan kepada publik Jakarta tentang asal dana dari pemasangan spanduk atau reklame yang bergambar diri Fauzi Bowo maupun iklan-iklan di radio. Apakah berasal dari dana pribadi Foke atau berasal dari anggaran Pemprov.
"Penolakan (IBSW) secara tegas terhadap penyalahgunaan wewenang gubernur dan institusi Pemprov untuk ambisi dan kepentingan pribadi Gubernur incumbent Fauzi Bowo," tegasnya.
Selain itu, juga Pemprov DKI Jakarta harus tegas menegakkan aturan, terutama aturan yang terkait spanduk dan reklame dan tidak pandang bulu dan tidak tebang pilih termasuk terhadap spanduk dan reklame yang memuat Gubernur incumbent DKI Jakarta Fauzi Bowo, harus segera ditertibkan sebagai pelaksanaan Perda dan aturan sesuai ketentuan yang berlaku.
[zul]
BERITA TERKAIT: