Hal itu ditegaskan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham saat berbincang dengan
Rakyat Merdeka Online melalui sambungan telepon tadi malam.
"Kita tidak pernah itu (bergerak karena terpengaruh partai lain). Jadi gini lho, Partai Golkar bergerak di bawah kepemimpinan Bang Ical itu atas panduan ideologi dan basisnya pikiran akademik. Jadi kita bergerak karena dari dalam, bukan karena melihat (partai) tetangga," ungkap Idrus.
Apalagi, masih kata Idrus, safari Ramadhan yang dilakoni Golkar ini adalah bagian dari implementasi pidato politik Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie yang disampaikan pada 16 Agustus lalu.
"Kita bergerak betul-betul digerakkan oleh ideologi untuk mengabdi kepada masyarakat. Karena itu Bang Ical dalam pidatonya tanggal 16 (mengatakan) bahwa partai politik itu adalah wadah perjuangan dan pengabdian. Gitolah," imbuh Idrus.
Selama bulan Ramadhan ini sudah berapa daerah yang disambangi Golkar?
"Kita ini menyebar. Tetapi Ketua Umum (Ical) tidak ada hari tanpa ke daerah. Jadi kita nggak melihat partai lain. Kita
mikiran bagaimana kita secara sungguh-sungguh konsisten dengan ikon perjuangan kita, '
Suara Golkar Suara Rakyat, Party Ideas, Menyatu dengan Rakyat dan Digerakkan oleh Ideologi Perjuangan," jawab Idrus.
Idrus sendiri juga terus aktif ke daerah dan melakukan konsolidasi partai merupakan implementasi dari tujuannya mundur dari DPR.
"Ya, namanya kita sudah janji keluar dari DPR itu ingin konsentrasi (membesarkan partai). Ya kita lakoni," demikian politisi muda ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: