"Tidak dikenal sebuah dendam politik di PPP. Tidak ada kubu-kubuan setelah Muktamar. Tidak dikenal seperti itu," kata Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online pagi tadi.
Tapi saat diingatkan soal perpecahan di tubuh PPP dengan lahirnya Partai Bintang Reformasi, dia menepis. PBR sebelumnya didirikan oleh almarhum KH. Zainuddin MZ.
"Oh, nggak ada itu. Pokoknya kita merangkul (semuanya). PPP telah menyatakan dan telah meneguhkan diri sebagai rumah besar umat Islam. Silahkan semua datang, rumah kita terbuka," ungkapnya.
PPP pun, kata Hasrul, akan aktif mendatangi, menjalin silaturrahim dan bekerjasama dengan berbagai komponen umat Islam, baik organisasi kemasyarakatan dan tokoh-tokoh umat Islam. Pada Muktamar PPP itu, Suryadharma Ali berhasil mengalahkan Ahmad Yani dan Ahmad Muqowwam.
[zul]
BERITA TERKAIT: