Amir Syamsuddin: Jangan Ragukan Niat Mahfud MD

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Sabtu, 21 Mei 2011, 15:07 WIB
Amir Syamsuddin: Jangan Ragukan Niat Mahfud MD
mahfud md/ist
Kecil Besar
RMOL. Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menceritakan pada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, tentang kelakuan Muhammad Nazaruddin yang gemar membagikan 'upeti' kepada pejabat. Salah satunya yang pernah menjadi korban adalah Sekjen MK, Janedjri M. Gaffar.

Langkah Mahfud bagi sebagian orang patut diapresiasi karena bisa menjadi tambahan pertimbangan untuk SBY sebelum mengambil sikap atas nasib Nazaruddin di Demokrat, menyusul kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga yang juga membelit Bendahara Umum Partai Demokrat itu. Namun, ada yang meragukan niat Mahfud karena kejadian suap yang terjadi tahun lalu baru dilaporkan kemarin.

Apapun niat Mahfud, tetap saja Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, menjanjikan pemeriksaan terhadap Nazaruddin berdasarkan laporan Ketua MK.

"Saya percaya Pak Mahfud datang dengan itikad baik. Jangan coba-coba lecehkan dia karena dia betul-betul ingin negara ini bersih. Saya tidak melihat kepentingan lain selain ketulusan," ujar Amir saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Sabtu (21/5).

Mantan Sekjen Partai Demokrat ini juga yakin langkah tersebut atas inisiatif Mahfud sendiri tanpa dorongan pihak lain.

Malah yang disayangkannya adalah pernyataan Wakil Ketua KPK, M Jasin, yang sangat terburu-buru menyebut pemberian uang dari Nazaruddin ke Sekjen MK itu bukan tindak pidana.

"Belum selidiki masalah ini, malah dia teriak-teriak bukan pidana. Itu tidak layak. Seharusnya berikan dulu kesempatan untuk diteliti," ucap Amir.[ald] 
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA