Ketua Umum Fatayat NU, Ida Fauziah mengatakan pentingnya mengembalikan fungsi keluarga sebagai benteng dalam menangkal isu radikalisme.
"Orang tua harus bisa menjadi madrasah bagi anak-anaknya dan bisa memberikan pengayoman bagi mereka agar tidak terjebak dalam radikalisme agama. Makanya orang tua harus punya ilmu yang memadai," kata Ida dalam diskusi beratajuk Membendung Radikalisme, Memperkokoh Aswaja, di kantor DPP PKB, Minggu (1/5).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyampaikan kritiknya bahwa NU jangan hanya berdakwah dikalangan pengikutnya saja seperti di Fatayat, karena justru di luar banyak umat yang terjerumus ke dalam radikalisme agama.
"Di luar Fatayat banyak isu radikalisme berkembang. Tapi selama ini kita hanya mencoba mengajak orang yang memang punya kesadara, tidak bagi orang-orang yang belum sadar," katanya.
Fatayat NU dan tentunya NU, sambung Ida, siap membentengi radikalisme melalui pemanfaatan berbagai media dakwah yang dimiliki jika pemerintah memintanya.
[ade]
BERITA TERKAIT: