Fatayat NU Siap Bantu Pemerintah Cegah Radikalisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 01 Mei 2011, 16:27 WIB
Fatayat NU Siap Bantu Pemerintah Cegah Radikalisme
RMOL. Munculnya gerakan Radikalisme salah satunya diakibatkan karena lemahnya pendidikan, pengawasan dan kontrol dari keluarga. Karenanya, salah satu cara untuk menangkal radikalisme adalah dengan memupuk pemahaman agama dimulai sejak dini, yakni dilingkungan keluarga.

Ketua Umum Fatayat NU, Ida Fauziah mengatakan pentingnya mengembalikan fungsi keluarga sebagai benteng dalam menangkal isu radikalisme.

"Orang tua harus bisa menjadi madrasah bagi anak-anaknya dan bisa memberikan pengayoman bagi mereka agar tidak terjebak dalam radikalisme agama. Makanya orang tua harus punya ilmu yang memadai," kata Ida dalam diskusi beratajuk Membendung Radikalisme, Memperkokoh Aswaja, di kantor DPP PKB, Minggu (1/5).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyampaikan kritiknya bahwa NU jangan hanya berdakwah dikalangan pengikutnya saja seperti di Fatayat, karena justru di luar banyak umat yang terjerumus ke dalam radikalisme agama.

"Di luar Fatayat banyak isu radikalisme berkembang. Tapi selama ini kita hanya mencoba mengajak orang yang memang punya kesadara, tidak bagi orang-orang yang belum sadar," katanya.

Fatayat NU dan tentunya NU, sambung Ida, siap membentengi radikalisme melalui pemanfaatan berbagai media dakwah yang dimiliki jika pemerintah memintanya. [ade]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA