"Ya kalau sekarang muncul lagi, apakah itu untuk nutupi bom atau apa, nggak tahu tahu saya. Siapa yang memunculkan Anda cari saja," katanya kepada
Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/3).
Meski begitu, dia mengatakan sambil berkekalar, Dewan Revolusi Islam siap untuk dihidupkan kembali bila memang terjadi kevakuman kekuasaan.
"Kalau ternyata keadaan vakum, DRI layak juga untuk memimpin negara ini. Nama-nama yang ada itu kita anggap cocok. Kita kan ingin negara ini, ya... artinya, itu hanya perang SMS saja," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: