"Nasdem justru membentuk lewat jalur konsitusi. Nasdem tidak pernah berbicara tentang politik kekuasaan. Karena Nasdem hanya konsen dalam politik kenegaraan," tegas Wakil Sekjen Nasdem, Melki Laka Lena, kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 23/3).
Melki pun heran kenapa Nasdem dibawa-bawa. Dia curiga, Nasdem berusaha dilibatkan dalam konflik kekuasaan, karena Nasdem dikenal kerap mengkritik kebijakan pemerintah. Makanya, dia menegaskan, harus dicari apa sebabnya wacana ini muncul.
"Nasdem tidak pada posisi pro-kontra tentang kekuasaan sekarang ini. Meski tidak sepakat dengan SBY, tapi kami ingin menjalankan konsititusi. Coba lihat sekarang ini dimana konstitusi kita. Negara tidak melakukan apa-apa. Soal Libya tidak ada sikap, orang miskin dimana-mana," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: