Demokrat Tak Ingin Golkar dan PKS Hambat SBY Realisasikan Janji-janji

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 23 Februari 2011, 17:06 WIB
Demokrat Tak Ingin Golkar dan PKS Hambat SBY Realisasikan Janji-janji
presiden sby/ist
RMOL. Partai Golkar dan PKS kembali memiliki sikap politik yang berbeda dengan Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah. Setelah dalam kasus Bank Century, kedua partai itu kembali membelot dari kesepakatan Setgab SBY dalam hal angket pajak.

"Pengalaman pahit dan melelahkan sepanjang satu setengah tahun berkoalisi dengan beberapa partai yang mengaku koalisi telah membuat kami bertanya tanya apakan masih layak dipertahankan dan dilanjutkan," kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/2).  

Mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini melanjutkan sisa waktu 3,5 tahun ke depan berpeluang mubazir bila pemerintah hanya sibuk melayani gangguan gangguan yang tidak jelas substansinya.

"Janji-janji kampanye (SBY-Boediono) 2009 berpeluang  terganggu perwujudannya. Penyebabnya adalah kondisi yang tidak kondusif. Ini saatnya dievaluasi apakah (hubungan dengan Golkar dan PKS) masih perlu dilanjutkan atau sampai disini saja," tandas Amir yang juga pengacara senior ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA