Alasan Demokrat dan Gerindra Tolak Hak Angket Sulit Diterima

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 23 Februari 2011, 10:57 WIB
Alasan Demokrat dan Gerindra Tolak Hak Angket Sulit Diterima
sasmita hadinagoro/ist
RMOL. Ada yang aneh dari alasan Partai Gerindra menolak mendukung penggunaan hak angket untuk menyelidiki kasus mafia pajak. Partai yang didirikan Prabowo Subianto ini beralasan, khawatir ini hak angket menjadi panggung politik.

Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia, Sasmita Hadinagoro mengingatkan, DPR merupakan tempat para politisi. Karena itu, sangat tidak masuk akal bila Sekjen Gerindra Ahmad Muzani khawatir kasus hak angket pajak ini bakal dipolitisasi.

"Semua produk Senayan itu adalah produk politik. Kalau tidak mau, ya jangan jadi anggota DPR. Kami kecewa hak angket tidak jadi dibentuk. Padahal anggota DPR dibayar pakai pajak rakyat," tegas Sasmita saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/2).

Sasmita juga tidak bisa menerima alasan Partai Demokrat menolak penggunaan hak angket pajak hanya karena khawatir hak angket itu digunakan untuk membersihkan nama Aburizal Bakrie. Sasmita mengingatkan, kalau nama seseorang sudah tidak baik, biar bagaimana pun tidak akan bisa dibersihkan.

"Jangan takut," tegasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA