"Kalau tidak sejalan dengan kami mundur saja (dari koalisi). Tariklah semua menteri PKS dan Golkar dari kabinet, baru jago. Baru itu namanya mantap. Dia ini bukan hanya satu kali ini, sudah sering (berbeda dengan Partai Demokrat)," kata Ruhut Sitompul kepada
Rakyat Merdeka Online petang tadi (Minggu, 20/2).
Meski sering tidak sejalan dengan Partai Demokrat, tapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak pernah memberi sanksi. Terkait hal itu, menurut Ruhut, memang sudah tidak pada tempatnya untuk memberikan sanksi.
"Masih punya muka nggak, malu dong. Di dalam penegakan hukum harus ada kesadaran hukum, bukan sanksi. Jangan takut sanksi, tapi kesadaran hukumlah yang harus ditanam. Begitu juga dalam politik," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: