Pasalnya, 'pembangkangan' dua partai ini terhadap Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah SBY-Boediono bukan kali ini saja. Sebelumnya, dalam kasus bailout Bank Century, PKS dan Golkar juga keluar dari barisan koalisi.
"Itulah, menurut kami Setgab ini harus diformat ulang," kata Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 20/2).
Meski begitu PAN masih menunggu hari Selasa depan (22/2) apakah betul kedua partai itu akan mendukung hak angket dalam Rapat Paripurna DPR.
"Kita lihat dulu hari Selasa. (Kalau memang Golkar-PKS dukung hak angket Pajak), kami akan bersikap dan meminta Presiden untuk menata ulang format koalisi," tegas politisi muda ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: