Demikian dikatakan politisi senior yang juga sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Amir Syamsuddin kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 18/2).
"Upaya KPK untuk mengungkap kasus megasuap perpajakan Gayus tampaknya kembali akan terganggu dan terjegal oleh ''pemain" yang sama," tegasnya.
Pemain sama yang dimaksud Amir adalah anggota DPR yang selalu kreatif berimprovisasi dalam mengganggu KPK dalam menuntaskan kasus tersebut, terakhir dengan cara menggulirkan hak angket pajak perpajakan.
"Namun tujuan utamanya sudah jelas untuk mendistorsi kemajuan signifikan KPK dalam penuntasan megaskandal pajak Gayus Tambunan," tegas mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini.
Karenanya, Demokrat menolak pembentukan Pansus Perpajakan. Karena sekarang KPK sedang mengusut kasus tersebut. "KPK sedang menjalankan tugasnya (menuntaskan kasus pajak) memerlukan konsentrasi yang maksimal. Kalau
kemudian Pansus masuk, terperiksa cenderung akan menganggap enteng KPK," jelasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: