Namun, Megawati, pantauan
Rakyat Merdeka Online, tidak ada di antara ratusan jamaah, baik dari warga sekitar maupun kader dan simpatisan yang hadir. Tak hanya Mega, petinggi partai berlambang kepala banteng lainnya juga tak ada yang tampak.
Padahal di sekitar kantor PDI Perjuangan itu, tampak terpampang spanduk yang berisi ajakan kepada warga untuk shalat bersama Megawati di DPP PDI Perjuangan.
"Ikutilah dan hadirilah Shalat Idul Adha bersama Megawati di kantor DPP PDI Perjuangan," begitu isi spanduk tersebut.
Salah seorang panitia membenarkan bahwa Mega tak hadir. Dia beralasan, sejak awal panitia telah mengundang Mega untuk shalat bersama di kantor DPP PDI Perjuangan. Namun, berhubung Masjid Cut Meutia, Menteng, yang terlebih dahulu berkoordinasi dengan Mega untuk menggelar shalat masjid tersebut.
"Ada miskoordinasi. Mereka (Masjid Cut Meutia) lebih dahulu memasukkan surat permintaan kepada Mega," terangnya.
Seorang ibu, jamaah shalat Idul Adha mengaku kecewa karena mantan Presiden itu tak jadi shalat bersama-sama. "Ya kecewalah. Tadinya kan mau salaman," ungkapnya.
Ketua Baitul Muslimin, Hamka Haq, organisasi sayap PDI Perjuangan, saat dikonfirmasi soal kenapa Mega tidak hadir, tak mau berkomentar banyak. "Bu Mega ada acara lain. Saya nggak tahu," elaknya.
Pada momen Idul Adha ini, PDI Perjuangan akan menyembelih 7 ekor kambing dan 14 ekor sapi.
[zul]
BERITA TERKAIT: