Salah satu koboi DPR, BamÂbang Soesatyo mengatakan, angÂgota Komisi III DPR tetap berÂsuara kritis saat melakukan fit and proper test, pekan depan.
’’Tidak ada jaminan DPR akan menerima Timur menjadi KÂaÂpolri. Memang secara person, TiÂmur adalah orang yang baik, tapi dengan proses ini ada hati yang terÂluka. Jadi, koboi DPR tetap berÂsuara garang,’’ ujarnya kepada
Rakyat Merdeka, di Jakarta, keÂmarin.
Berikut kutipan selengkapnya:
Siapa yang hatinya terluka itu?Ya, nama-nama yang sudah diÂcalonkan selama ini. Mereka kalah bukan dalam peperangan seÂbenarnya. Ketika yakin naÂmaÂnya akan diajukan, namun tiba-tiba ada penolakan. Secara kasar, ini berarti ada penolakan di IstaÂna. Proses yang dilakukan PreÂsiden saat ini telah merusak jenÂjang karier di tubuh Polri. Pagi maÂsih bintang dua, sore bintang tiga dan malam sudah diajukan unÂtuk bintang empat. Saya minta jangan ada lagi koneksi meÂngalahkan prestasi.
Tapi Sekretariat Gabungan Parpol Koalisi sudah mendukung penuh pencalonan Timur?Silakan saja kalau Setgab menÂdukung Timur Pradopo jadi KaÂpolri. Tapi saya lihat, jalan Timur menuju kursi Tribrata Satu belum muÂlus. Setgab kan lain dengan KoÂmisi III DPR. Yang jelas, samÂpai sekarang Golkar tak melarang kaÂdernya di Komisi III DPR berÂsikap kritis dalam
fit and proper test calon Kapolri.
Jadi, jalan Timur menjadi KaÂpolri masih terjal. Untuk seÂmenÂtara ini masih kita pelajari terÂlebih dahulu. Kita lihat pekan deÂpan, saya belum bisa meÂmasÂtikan.
Tapi yang jelas Partai GolÂkar tidak menghalangi kadernya di Komisi III untuk kritis terÂhadap prestasi dan kinerja Timur.
Tampaknya Anda kecewa ya dengan proses pencalonan ini?Presiden telah memÂbiÂngungÂkan masyarakat dengan meÂngulur-ulur waktu pemilihan calon Kapolri sehingga meÂnimÂbulkan spekulasi Komisi III DPR menyesalkan proses pemilihan calon Kapolri oleh Presiden yang tidak lazim.
Bagaimana kira-kira sikap DPR khususnya Komisi III?Untuk sementara kita meÂnyamÂbut baik dulu usulan presiden yang telah beberapa hari ini memÂbuat bingung masyarakat.
Apa ada catatan khusus Komisi III DPR soal track record Timur?Kami punya data tentang berÂbagai kasus yang belum tuntas saat Timur memimpin Polda MetÂro Jaya.
Seperti bom molotov di kantor Majalah Tempo, keÂkeÂrasan atas aktivis ICW, peÂnuÂsukan tokoh jemaat HKBP CikeÂting, insiden preman Jalan AmÂpera, dan tragedi Trisakti 97 saat dia menjabat Kapolres Jakarta Barat. Akan kami tanyakan saat uji kelayakan nanti.
O ya, persepsi negatif maÂsyaÂrakat terhadap Polri tampaknya seÂmakin kuat, Anda sependapat?Betul. Proses ini semakin meÂnguatkan presepsi negatif maÂsyaÂrakat. Saya kira aroma politiknya sangat kuat dalam proses penÂcalonan Timur yang cukup mengejutkan dan mendadak ini.
Pimpinan DPR sudah duluan memanggil Timur. apakah Anda keÂcewa?Jelas sangat kecewa. PeÂmangÂgilan calon Kapolri oleh pimÂpinÂan DPR sebelum uji keÂlaÂyakan saÂngat tidak etis dan dapat meÂnimbulkan kecurigaan maÂsyaÂrakat. Fit and proper test belum dilaksanakan, pimpinan DPR kok sudah curi start.
Harapan Anda pada sosok Timur jika nantinya terpilih? Saya minta Timur bisa menjadi peÂtugas yang mengedepankan rasa keadilan rakyat dan bukan raÂsa keadilan penguasa. Polri juga diÂminta kooperatif dalam peÂnyelesaian kasus Century. Selain itu, sebagai angkatan 78, Timur haÂrus segera merapatkan barisan dan menyatukan kepingan-keÂpingan hati yang terluka tadi agar kembali solid. Apalagi ini instusi yang memiliki independensi yang diharapkan cukup tinggi oleh pubÂlik.
[RM]
BERITA TERKAIT: