Listrik Desa Gratis Jadi Ajang Pungli

Sabtu, 16 April 2011, 00:38 WIB
Listrik Desa Gratis Jadi Ajang Pungli
ilustrasi, demo program listrik desa (lisdes) gratis
RMOL. Namanya saja program listrik desa (lisdes) gratis. Tapi warga di kampung Cemplang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibum­bulang, Bogor, Jawa Barat, ma­lah dipaksa bayar Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK). Warga menuntut uang yang diserahkan ke aparat desa itu dikembalikan.

Semula kami tidak tahu dan menurut saja saat aparat desa minta uang buat lisdes Rp 300 ribu. Tapi setelah tiga bulan listrik menyala kami diberitahu dari Kantor PLN UPJ Leuwi­liang jika program ini gratis. Kami kaget lalu menanyakan ke apa­rat desa mereka mengaku atas perintah kantor desa.

Kini beberapa warga mulai mendata berapa jumlah warga yang sudah bayar lisdes secara kredit maupun tunai. Masalah pu­ngutan ini sedang kami mu­syawarahkan dengan tokoh masyarakat dan rencananya juga akan melibatkan aparatur desa. Intinya kami minta uang itu dikembalikan. Maklum dikam­pung ini banyak warga miskin dengan penghasilan pas-pasan.

Kabid Kelistrikan Dinas ESDM Kabupaten Bogor, Bachtasar Muslim Lubis me­ngatakan, jika program lisdes di Kam­pung Cemplang Desa Su­kamaju itu gratis, murni ban­tuan pemerintah.  Tidak ada pu­­ngu­tan apapun karena pro­gram itu seluruhnya didanai pemerintah.

Soal warga yang sudah di­pungut bayaran, dia menya­ran­kan untuk dilaporkan ke polisi, asal ada bukti seperti kwitansi dan semacamnya.

Fajar Delli Wihartiko

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA