Semula kami tidak tahu dan menurut saja saat aparat desa minta uang buat lisdes Rp 300 ribu. Tapi setelah tiga bulan listrik menyala kami diberitahu dari Kantor PLN UPJ LeuwiÂliang jika program ini gratis. Kami kaget lalu menanyakan ke apaÂrat desa mereka mengaku atas perintah kantor desa.
Kini beberapa warga mulai mendata berapa jumlah warga yang sudah bayar lisdes secara kredit maupun tunai. Masalah puÂngutan ini sedang kami muÂsyawarahkan dengan tokoh masyarakat dan rencananya juga akan melibatkan aparatur desa. Intinya kami minta uang itu dikembalikan. Maklum dikamÂpung ini banyak warga miskin dengan penghasilan pas-pasan.
Kabid Kelistrikan Dinas ESDM Kabupaten Bogor, Bachtasar Muslim Lubis meÂngatakan, jika program lisdes di KamÂpung Cemplang Desa SuÂkamaju itu gratis, murni banÂtuan pemerintah. Tidak ada puÂÂnguÂtan apapun karena proÂgram itu seluruhnya didanai pemerintah.
Soal warga yang sudah diÂpungut bayaran, dia menyaÂranÂkan untuk dilaporkan ke polisi, asal ada bukti seperti kwitansi dan semacamnya.
Fajar Delli Wihartiko
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: