Komunitas Punk Anak Jalanan Resahkan Para Pengendara

Sabtu, 05 Maret 2011, 00:58 WIB
Komunitas Punk Anak Jalanan Resahkan Para Pengendara
ilustrasi, Komunitas Punk
RMOL. Hampir setiap hari saya lewat di persimpangan lampu merah di kawasan Permata Hijau (Jakarta Selatan), daerah Kebon Jeruk, Roxy Mass (Jakarta Barat), banyak anak-anak jalanan berkeliaran. Dengan berbekal ukulele, bongo, atau tutup limun yang disulap menjadi kecrek, mereka beraksi.

Layaknya artis, mereka bernyanyi di bawah terik matahari, di antara himpitan kendaraan roda empat atau dua yang menunggu lampu hijau menyala. Dengan pakaian lusuh, mereka menjajakan suaranya hampir di tiap perempatan lampu merah. Satu persatu mobil pribadi maupun angkutan umum yang berhenti mereka datangi sambil menyanyikan sebuah lagu, dan menanti kebaikan para pengendara untuk memberikan uang.

Meski tidak memaksa, namun dari tutur katanya meminta itu sedikit memberi tekanan kepada penumpang angkot. Keberadaan mereka, tetap saja mengganggu para pengguna jalan. Pas lampu sudah hijau, kadang mereka seenaknya menyeberang, tanpa menghiraukan pengendara yang akan melintas.

Saya berharap Dinas Sosial DKI Jakarta bisa menertibkan masalah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Anak Jalanan (Anjal) ini. Karena jika terus dibiarkan, ini akan mejadi fenomena tersendiri dan terus bertambah. Selain itu, kepada pihak yang melakukan penertiban, saya berharap dilakukan dengan manusiawi. Terimakasih.

Mursalin Takashi, [email protected]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA