Saya melihat di beberapa daerah, khususnya diperkotaan, bisnis warnet sudah dialihfungsikan menjadi tempat
game online. Konsumennya pun mayoritas anak-anak sekolah dasar. Karena anak-ana setingkat SMA atau yang dewasa bisa dihitung dengan jari.
Saya juga pernah melihat,
game yang mereka mainkan seperti petualangan menembak, perang, balapan dan lainnya. Game-game seperti ini jelas tidak mendidik, apalagi game perang atau menembak, secara tak langsung sama juga mengajarkan kekerasan kepada anak.
Nah, kondisi seperti ini yang saya khawatirkan. Bagaimana perilaku dan moral generasi muda di masa depan. Apakah mereka senang dengan bunuh-bunuhan? Senang
ngetrack di jalan karena kebanyakan main
game balapan?
Saya harap pihak terkait, dalam hal ini Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring segera bisa membenahi bisnis
game online ini.
Fauzi, Slipi, Jakarta Barat
BERITA TERKAIT: