Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah mengatakan, sejumlah nama yang perlu menjadi perhatian dalam evaluasi kabinet tersebut antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).
Amir berharap, memasuki 2027, pemerintahan Prabowo sudah semakin mandiri dan tidak lagi dibayangi oleh kekuatan politik maupun pengaruh pemerintahan sebelumnya.
“Pada 2027 diharapkan pemerintahan Prabowo bersih dari rezim Jokowi,” kata Amir, dikutip Jumat 30 Oktober 2026.
Menurut dia, masih banyak pihak yang belum memahami tantangan besar yang dihadapi Prabowo dalam menjalankan pemerintahan.
Prabowo, kata Amir, tidak cukup hanya melanjutkan program pemerintahan sebelumnya. Presiden juga harus melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan yang diwariskan selama 10 tahun pemerintahan Jokowi.
“Banyak yang tidak mengerti Prabowo harus membersihkan dan memperbaiki pemerintahan yang rusak selama 10 tahun di bawah Jokowi,” kata Amir.
Presiden Prabowo Subianto tercatat telah melakukan perombakan kabinet (reshuffle) sebanyak 8 kali dalam kurun waktu dua tahun kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Oktober 2024 hingga Oktober 2026.
BERITA TERKAIT: