Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai NasDem, Gulam Mohamad Sharon, menilai pengembangan biodiesel B50 dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan biaya distribusi, terutama di wilayah yang selama ini bergantung pada pasokan BBM dari Pontianak.
"Terutama di dapil saya di Kalbar. Saat sekarang ini BBM tidak bisa masuk, jadi semuanya di-cover dari Pontianak," ujar Sharon, dikutip Rabu, 9 September 2026.
Ia mencontohkan distribusi BBM dari terminal Pontianak menuju Sintang, Melawi, Sanggau hingga Kapuas Hulu. Khusus menuju Kapuas Hulu, jaraknya dapat mencapai sekitar 700 kilometer.
Distribusi semakin terkendala ketika muka air sungai surut. Kondisi tersebut dapat mengganggu jalur pengangkutan sekaligus meningkatkan biaya distribusi BBM.
Menurut Sharon, produksi B50 yang dilakukan lebih dekat dengan wilayah pengguna dapat memangkas beban angkutan. Ia pun mengusulkan depot Sintang menjadi salah satu titik pengembangan produksi dan distribusi B50.
"Dengan adanya B50 dan ini bisa disalurkan di depot Sintang, ini jadi salah satu solusi karena bisa mengurangi biaya transportasi," katanya.
Sharon menyebut Kabupaten Sintang memiliki sekitar 12 pabrik kelapa sawit dengan produksi CPO dalam jumlah besar. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk membangun ekosistem produksi biodiesel yang lebih dekat dengan wilayah distribusi.
Karena itu, legislator Dapil Kalbar II tersebut mendorong Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) menyiapkan mesin pengolahan yang efisien sehingga produksi biodiesel tidak harus terpusat di satu wilayah.
"Kalau bisa nanti EBTKE punya mesin yang efisien untuk mengubah ini, bisa di tiap depot atau di tiap kabupaten, di titik-titik sebarannya," ujarnya.
Ia menegaskan persoalan distribusi BBM jarak jauh tidak hanya terjadi di Kalbar. Kondisi serupa juga dihadapi sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, terutama saat musim kemarau.
"Ini bukan hanya terjadi di Kalbar. Ini terjadi juga di Kalteng, Kaltim pada saat musim kemarau agak sulit untuk mendistribusikan BBM-nya," kata Sharon.

BERITA TERKAIT: