Prabowo Instruksikan Bantuan Beras 30 Kilo Berlanjut Hingga Desember 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 08 September 2026, 09:25 WIB
Prabowo Instruksikan Bantuan Beras 30 Kilo Berlanjut Hingga Desember 2026
Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan agar penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram dilanjutkan hingga akhir tahun 2026. 

Kebijakan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin Prabowo bersama jajaran menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin malam, 7 September 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, bantuan beras yang sebelumnya telah disalurkan hingga September akan diteruskan selama tiga bulan berikutnya, yakni Oktober, November, dan Desember, sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Termasuk bantuan beras yang sampai dengan bulan September itu 30 kg dan arahan Bapak Presiden itu untuk dilanjutkan di bulan selanjutnya yaitu Oktober, November, dan Desember,” kata Airlangga.

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas kesiapan menghadapi fenomena El Nino serta sejumlah program bantuan yang disiapkan bagi masyarakat. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah potensi dampak kondisi iklim.

“Tadi kita bahas terkait dengan kesiapan untuk menghadapi El Nino dan antara lain juga terkait dengan program-program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini,” ujar Airlangga dalam keterangannya.

Di sisi lain, pemerintah terus memonitor dampak erupsi sejumlah gunung berapi terhadap kondisi perekonomian di daerah terdampak. 

Airlangga mengatakan, wilayah yang terdampak bencana berpotensi mengalami kontraksi ekonomi, sementara pemerintah masih memetakan program-program yang ikut terdampak di berbagai provinsi.

“Ya pertama tentu di daerah yang terdampak pasti terjadi kontraksi, dan kami masih monitor program-program apa yang terkena di berbagai provinsi tersebut,” jelas Airlangga.

Pemerintah juga mencermati gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan sektor logistik akibat erupsi lima hingga enam gunung berapi di Indonesia. 

Kondisi tersebut turut berdampak pada penerbangan yang berkaitan dengan pengangkutan kargo.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA