
Sidang Pleno IV Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan sembilan ulama sepuh sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu, 30 Agustus 2026.
Dikutip dari
NUOnline, proses penentuan AHWA diawali dengan pengumpulan usulan suara dari lebih dari 500 perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Masing-masing perwakilan memasukkan nama ulama usulannya ke dalam enam kotak kaca yang disiapkan panitia.
"Surat suara dinyatakan sah apabila memenuhi syarat, di antaranya harus ditandatangani oleh Rais dan Katib. Jika tidak ditandatangani, dianggap tidak sah. Selain itu, saksi dari tiap kelompok kotak suara wajib menandatangani berita acara rekapitulasi," kata Panitia Muktamar, Kiai Sarmidi Husna.
Setelah proses penghitungan berlangsung selama beberapa jam, panitia mengesahkan sembilan nama dengan dukungan tertinggi.
Pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso Kediri, KH Nurul Huda Djazuli memuncaki perolehan suara terbanyak dengan mengantongi 485 suara, disusul ulama kharismatik Aceh Tgk H Nuruzzahri Yahya dengan 477 suara.
Berikut daftar lengkap 9 ulama anggota AHWA terpilih Muktamar Ke-35 NU beserta perolehan suaranya:
- KH Nurul Huda Djazuli – 485 suara
- Tgk H Nuruzzahri Yahya – 477 suara
- KH AG Baharuddin HS – 392 suara
- KH Miftachul Akhyar – 350 suara
- KH Afifuddin Muhajir – 339 suara
- KH Anwar Iskandar – 326 suara
- KH M Anwar Manshur – 303 suara
- KH Said Aqil Siroj – 273 suara
- KH Abun Bunyamin – 268 suara.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: