Hal itu ditegaskan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons adanya isu pergantian sejumlah menteri maupun wakil menteri seusai 17 Agustus 2026 mendatang.
"Belum, belum. Itu kan kemarin karena ada pertanyaan mengenai reshuffle, jadi sampai hari ini belum ada rencana untuk adanya reshuffle," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 10 Agustus 2026.
Prasetyo menambahkan, apabila Presiden Prabowo Subianto menghendaki reshuffle dia meyakini hal tersebut bakal dilakukan untuk mengisi pos kementerian yang kosong.
Ia lantas menyinggung sejumlah posisi di kementerian yang belum terisi. Di antaranya yakni Wakil Menteri Pertanian serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Jikalau pun ada, mungkin prioritasnya adalah mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal itu sementara saat ini kosong gitu," jelasnya.
"Contohnya kan Wamentan yang diberi tugas untuk membenahi Badan Gizi Nasional kita, kemudian Wamen Imipas yang kemarin kena perkara hukum, kan gitu," demikian Prasetyo.
BERITA TERKAIT: