Dalam sebuah keterangan di Jakarta, Destry mengatakan pertemuan dengan kepala negara akan membahas capaian sekaligus langkah lanjutan yang disiapkan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
"Nanti 5 Agustus juga kita akan melakukan pertemuan dengan Bapak Presiden untuk menyampaikan capaian-capaian dan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh tim pengendali inflasi pusat dan daerah, dan langkah untuk menjaga stabilitas inflasi pangan," ujarnya dalam Editor Briefing di Parapat, Sumatera Utara, Jumat, 31 Juli 2026 lalu.
Destry sebelumnya mengungkapkan, BI masih mencermati perkembangan inflasi pangan yang berada pada level relatif tinggi.
Namun, dari sisi inflasi inti (core inflation), kondisi dinilai masih cukup terkendali sehingga stabilitas harga secara umum tetap terjaga.
"Untuk core inflation masih relatif aman. Cuma memang yang diperhatikan kita adalah inflasi pangan karena dia sudah di atas 5 persen," kata dia.
Menurut Destry, tingginya inflasi pangan tidak terlepas dari persoalan di sisi pasokan. Keterbatasan ketersediaan sejumlah komoditas membuat harga pangan masih bertahan pada level tinggi di berbagai daerah.
"Inflasi pangan itu khususnya berasal juga memang di sisi supply, di mana ketersediaan pangannya juga terbatas," jelasnya.
Karena itu, BI menilai sinergi dengan pemerintah perlu terus diperkuat melalui TPIP dan TPID.
BERITA TERKAIT: