BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Selasa, 29 September 2026, 14:11 WIB
BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS
Bank Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
Kecil Besar
rmol news logo Bank Indonesia (BI) mengungkap sejumlah faktor yang membuat nilai tukar rupiah terus tertekan menembus Rp18.000 per dolar AS pada Selasa, 29 September 2026.

Mengutip data Bloomberg, rupiah bergerak ke Rp18.016 per Dolar AS, melemah 38 poin atau 0,21 persen dari perdagangan sebelumnya.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi global dan risiko fiskal.

Kondisi tersebut diperparah dengan kenaikan harga minyak dunia yang telah menembus 108 dolar AS per barel di tengah konflik geopolitik di Timur Tengah.

"Pelemahan nilai tukar dipengaruhi oleh berlanjutnya kekhawatiran atas tekanan inflasi global dan risiko fiskal," kata Erwin dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, perkembangan tersebut turut mendorong ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat lebih lanjut.

Dampaknya, imbal hasil atau yield US Treasury (UST) tenor 10 tahun kembali meningkat hingga 5,23 persen, yang merupakan level tertinggi sejak 2007.

Selain itu, tekanan rupiah, kata Erwin juga datang dari faktor domestik. Kebutuhan valuta asing (valas) importir serta arus keluar dana dari portofolio aset negara-negara emerging markets ikut memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang.

"Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan yield obligasi," tandas Erwin.

Arus keluar tersebut terjadi seiring dengan kenaikan yield obligasi, sehingga investor cenderung mengurangi eksposur pada aset pasar berkembang.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA