Jumlah tersebut terdiri atas 1.218 lembaga pusat dan 1.065 lembaga daerah dengan total akses mencapai 2,57 miliar hits. Secara akumulatif, sebanyak 7.419 lembaga telah memanfaatkan layanan data kependudukan dengan total akses menyentuh 18,94 miliar hits.
Demikian antara lain disampaikan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 sekaligus Rilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026 di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Teguh mengurai, perekaman KTP elektronik (KTP-el) di bidang pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) telah menembus 97,47 persen atau 206,46 juta jiwa dari total wajib KTP-el sebanyak 211,82 juta jiwa. Angka ini naik sekitar 2,48 juta jiwa dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, cakupan kepemilikan dokumen kependudukan lainnya juga mencatatkan angka tinggi. Rinciannya, Akta Kelahiran (anak 0–4 tahun) 96,02 persen, Kartu Identitas Anak (KIA) 47,28 juta anak, Akta Perkawinan 90,30 juta dokumen, Akta Perceraian 3,33 juta dokumen, dan Akta Kematian 100 persen cakupan dari penduduk yang dilaporkan meninggal dunia.
Dari sisi transformasi digital, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melesat hingga 17,56 juta aktivasi (8,29 persen dari wajib KTP-el), bertambah lebih dari 4,25 juta aktivasi dibanding tahun lalu.
"Untuk mendukung tingginya lalu lintas pemanfaatan data, Ditjen Dukcapil terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi, penambahan kapasitas data center, server biometrik, hingga penguatan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat," kata Teguh.
Penguatan juga menyasar aspek keamanan informasi melalui replikasi perangkat keras SIAK Terpusat, peningkatan keamanan domain, penyediaan sistem manajemen akses, serta sertifikasi ISO 27001:2022 bagi seluruh Dinas Dukcapil di Indonesia.
Melalui Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), layanan jemput bola, tanggap bencana, dan inklusi disabilitas sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026 berhasil menerbitkan lebih dari 852 ribu dokumen adminduk. Layanan bagi WNI di luar negeri juga menjangkau ribuan pemohon di berbagai kantor perwakilan RI.
BERITA TERKAIT: