Hal tersebut disampaikan Robaytullah Kusuma Jaya, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Periode 2017-2019, setelah diamanahkan sebagai Wakil Ketua Umum AMPI.
Figur yang akrab disapa Roy itu, menegaskan bahwa AMPI sebagai wadah anak muda di Partai Golkar harus bergerak cepat sesuai dengan tantangan generasi kedepan.
Menurutnya, pergolakan zaman menuntut organisasi anak muda untuk tampil kekinian sesuai kebutuhan anak muda hari ini.
"AMPI merupakan kawah Candradimuka anak muda sebelum berkiprah di Partai Golkar. Inilah laboratorium kaderisasi partai yang relevan untuk menempa dan menggembleng para aktivis dan generasi muda yang berintegritas, kuat dan tangguh," ujar Roy kepada wartawan, Se,asa 28 Juli 2026.
"Dan untuk menjawab kebutuhan itu, revitalisasi kepengurusan adalah kebutuhan organisasi dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja organisasi yang adaptif,” imbuhnya.
Disinggung terkait restrukturisasi DPP AMPI, Roy menekankan bahwa restrukturisasi kepengurusan mutlak hal dan wewenang Ketua Umum AMPI sebagai mandataris munas.
Ia melanjutkan restrukturisasi kepengurusan DPP AMPI akan mampu memberikan ruang kepada anak muda untuk lebih kreatif solutif dan bergerak cepat sehingga AMPI kembali menjadi patron anak muda kedepan.
"Restrukturisasi ini akan menjadikan AMPI kembali menjadi patron dan wadah bagi anak muda untuk menjadi sosok yang kuat, tangguh dan siap memimpin bangsa,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: