Pandangan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Bengkulu, Hairul Mu'min.
Menurut dia, kemampuan komunikasi Prasetyo Hadi menjadi salah satu faktor yang membuat berbagai kebijakan pemerintah dapat diterima masyarakat tanpa memunculkan polemik yang berlebihan.
"Intonasinya tenang, penyampaiannya lugas, dan pilihan katanya terstruktur sehingga pesan pemerintah mudah dipahami tanpa menimbulkan kontroversi," kata Hairul dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2026.
Selain menyoroti kemampuan komunikasi, Hairul menilai perjalanan karier Prasetyo Hadi dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu, kata dia, menempuh proses panjang sebelum dipercaya mengemban jabatan Menteri Sekretaris Negara.
Menurut Hairul, jabatan yang kini diemban Prasetyo merupakan hasil dari proses pembelajaran, pengalaman, dan konsistensi dalam berkiprah di dunia politik maupun pemerintahan.
"Posisi yang diraih Mas Pras tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang membentuk karakter kepemimpinannya," ujarnya.
Hairul juga menilai Prasetyo mampu membangun komunikasi politik yang menjembatani hubungan pemerintah dengan berbagai lembaga negara maupun masyarakat.
Di samping itu, Hairul menilai Prasetyo masih memegang teguh nilai-nilai marhaenisme yang diwariskan Bung Karno.
Ia menyoroti komitmen Prasetyo yang terus mendorong penerapan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pijakan dalam pembangunan ekonomi nasional.
"Saya melihat komitmen itu sebagai fondasi penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: