Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Minggu, 05 Juli 2026, 18:21 WIB
Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil
Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono. (Foto: Humas Kemensos)
rmol news logo Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng TNI untuk memperkuat pembinaan karakter siswa Sekolah Rakyat. Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) disiapkan untuk mendampingi para siswa di sekolah berasrama tersebut.

Kerja sama itu dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan Komandan Jenderal Akademi TNI, Letjen R Sidiharta Wisnu Graha, Kepala Staf Teritorial Letjen Bambang Trisnohadi, dan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen Ari Novian di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2026.

Wamensos Agus Jabo mengatakan, skema pelaksanaan masih dimatangkan antara Mabes TNI, Kemensos, dan Kementerian Pertahanan. Nantinya, setiap Sekolah Rakyat akan didampingi lima taruna.

"Rencananya di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna yang membimbing siswa maupun guru dalam hal kedisiplinan dan kerapian," ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulis Kemensos, dikutip Minggu, 5 Juli 2026.

Menurutnya, lima taruna tersebut akan bertugas di satu Sekolah Rakyat dengan materi pembinaan yang berfokus pada pembentukan kebiasaan disiplin, mulai dari kerapian berpakaian, kebersihan kamar asrama, hingga penataan lingkungan tempat tinggal.

Agus Jabo menegaskan, pembinaan tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi siswa dari lingkungan asal menuju kehidupan baru di Sekolah Rakyat.

"Sejak awal Pak Menteri Sosial memang menginginkan ada pembinaan agar siswa bisa beradaptasi dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat. Karena itu kami meminta TNI dan Polri ikut terlibat dalam proses pembinaan," katanya.

Keterlibatan TNI dalam program tersebut dipastikan sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Sementara itu, Letjen R Sidiharta mengatakan, pihaknya siap mengerahkan sekitar 1.000 Taruna Akmil Tingkat I dan II untuk ditempatkan di 178 titik Sekolah Rakyat.

"Nanti kami siapkan sekitar seribu orang, termasuk para pengasuh taruna. Yang kami kirim adalah Taruna Tingkat I dan Tingkat II," ujarnya.

Menurutnya, program pembinaan dijadwalkan mulai berjalan pada awal Agustus 2026 dengan durasi sekitar satu pekan. Selama pendampingan, para taruna akan memberikan pelatihan dasar kedisiplinan, seperti cara menyetrika seragam, merapikan tempat tidur, menata lemari pakaian, hingga menyemir sepatu.

Saat ini, Mabes TNI bersama Kemensos masih menyusun skema teknis pelaksanaan program tersebut. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA