Menurutnya, istilah tersebut keliru karena perang sejatinya tidak dimulai oleh Iran, melainkan atas serangan Amerika Serikat bersama Israel.
"(Istilah) 'Perang Iran' tidak tepat karena perang tersebut melibatkan Amerika Serikat secara langsung. Itu adalah perang antara Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel," tegasnya dalam tayangan video di kanal YouTube UBN Podcast, dikutip Minggu, 5 Juli 2026.
Dubes menegaskan posisi Iran sebagai negara yang mengedepankan perdamaian dan tidak pernah melakukan agresi terhadap negara tetangga mana pun selama berabad-abad.
Sementara itu, Israel disebutnya sebagai ancaman nyata bagi stabilitas kawasan karena telah menyerang, mengancam, serta berulang kali mencoba merebut dan menduduki wilayah negara-negara tetangganya di Timur Tengah.
"Jadi apa sumber ketidakstabilan di kawasan ini? Apa sumber perang di kawasan ini? Selama 70 tahun terakhir, Israel telah memulai lebih dari 20 perang besar di kawasan ini, dan mereka telah menyerang semua negara tetangga. Semua negara tetangga, bahkan beberapa negara yang bukan tetangga," tegasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: