Hal itu disampaikan Mahfud saat dimintai tanggapan mengenai sejauh mana Polri telah menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang diemban institusi kepolisian.
"Saya kira penilaian tentang itu kita endapkan sehari dulu, yang sekarang kita nilai, besok kita nilai lagi, karena kita cinta kepada Polri," ujar Mahfud lewat kanal Youtube miliknya, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut Mahfud, kecintaan terhadap Polri harus diwujudkan dengan mendorong institusi tersebut terus melakukan pembenahan agar semakin profesional dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.
Karena memiliki posisi yang strategis, Mahfud menegaskan bahwa pilihan yang tepat bukan menghancurkan Polri ketika menghadapi berbagai persoalan, melainkan memperkuat institusi tersebut agar terus berbenah.
"Oleh sebab itu, seburuk apa pun kinerja Polri pada saat satu penggalan waktu, misalnya sekarang atau tahun kemarin atau tahun depan, pilihan kita bukan menghancurkan Polri tetapi harus menguatkannya agar terus hadir secara profesional dengan watak dan wajah Tribrata Polri," tegasnya.
Mahfud kemudian mengingatkan kembali nilai-nilai Tribrata yang menjadi pedoman moral setiap anggota Polri.
"Apa itu? Baktiku pada nusa dan bangsa, baktiku pada kemanusiaan, baktiku pada keadilan dan peradaban," ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi wajah Polri ke depan dengan terus memperbaiki kekurangan dan mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih.
"Itu yang ditampilkan ke depannya. Yang kemarin yang jelek-jelek dibuang, yang baik ditingkatkan lagi. Selamat Hari Bhayangkara Polri ke-80 tanggal 1 Juli 2026," pungkas Mahfud.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: