Prabowo mempersilakan para wartawan menikmati hidangan yang telah disiapkan panitia, sementara dirinya mengaku ingin berdialog dari hati ke hati dengan kalangan akademisi.
"Jadi wartawan, dengan segala hormat. Oh wartawan sudah keluar ya? Waduh, oh masih ada? Para media, saya hari ini mau bicara dari hati ke hati. Kepada guru-guru besar. Jadi dengan hormat, saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar. Saya yakin Pak Brian sebagai penyelenggara sudah siapkan kopi-kopi yang bagus," ujarnya.
Prabowo menjelaskan, sesi tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan berbagai data dan fakta yang dimiliki pemerintah kepada para ilmuwan. Ia berharap informasi tersebut dapat dikaji secara objektif dan ilmiah sebagai bahan masukan bagi kemajuan bangsa.
"Karena di sini, Saudara-saudara, saya mau bicara dengan, saya mau beri apa yang saya punya. Saya mau beri data fakta, apa yang saya punya. Dan Saudara-saudara, sebagai ilmuwan monggo. Kaji, teliti, pelajari data-data fakta-fakta itu secara saintifik," paparnya.
Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa guru besar merupakan kelompok intelektual yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebangkitan bangsa.
Karena itu, sejak awal pemerintahannya, Prabowo mengaku memberi ruang yang luas bagi kalangan akademisi untuk menduduki posisi-posisi penting di pemerintahan.
"Dan karena itu kalau saudara simak hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan," ujar Presiden.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: