Dikenal Eksklusif, Pimpinan DPR Buka Pintu Terima Aspirasi Mahasiswa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Sabtu, 20 Juni 2026, 20:47 WIB
Dikenal Eksklusif, Pimpinan DPR Buka Pintu Terima Aspirasi Mahasiswa
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
rmol news logo Langkah Pimpinan DPR menerima perwakilan mahasiswa yang sedang menggelar aksi demonstrasi, menyingkap sisi lain parlemen yang selalu terkesan tertutup.

Audiensi di sela demonstrasi Jumat 19 Juni 2026 itu, dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang didampingi Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam, Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath.

"Gedung DPR RI selama ini sangat identik dengan sikap eksklusivitas Jumat kemarin malam hari dibuka guna menerima aspirasi kelompok mahasiswa," ujar Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro, Sabtu 20 Juni 2026.

Dalam pengamatan Bawono, materi yang dibahas tidak ringan. Antara lain kelangkaan dr BBM bersubsidi dan kenaikan harga Pertamax serta jg evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga inkompetensi komunikasi publik pejabat negara

Di tengah audiensi, sambungnya, Dasco bahkan langsung menelepon Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, guna menghadirkan suara pemerintah secara langsung di hadapan para mahasiswa

"Usai audiensi pimpinan DPR tidak berhenti ruang rapat. Tapi turun ke jalan menemui massa masih bertahan di luar gerbang dan naik ke atas mobil komando memberikan penjelasan secara langsung hasil pertemuan telah usai di ruang rapat DPR," tuturnya.

Menurutnya, apa yang terjadi hari Jumat malam kemarin penting dibaca bukan sebagai basa-basi pimpinan DPR.  Tetapi, bentuk pengejawantahan fungsi DPR sebagai lembaga perwakilan dimana dituntut untuk mampu bersikap aspiratif atas berbagai tuntutan kelompok-kelompok di masyarakat

"Aspirasi tidak ditampung untuk kemudian didiamkan dalam laci birokrasi melainkan langsung disambungkan kepada pihak berwenang apakah itu menteri ataupun kepala lembaga terkait," pungkasnya.rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA