Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai perbedaan dan persaingan dalam politik merupakan hal yang wajar. Perbedaan pilihan tidak harus menjadi persoalan karena pada akhirnya pihak-pihak yang sempat berseberangan dapat kembali bertemu dan bekerja sama.
"Jadi saudara-saudara, bersaing itu baik. Bertanding itu baik. Kadang-kadang kita berpisah, enggak masalah. Nanti juga bergabung lagi," kata Prabowo.
Prabowo kemudian menyinggung PDIP. Menurutnya, jika digali lebih dalam, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tersebut memiliki kesamaan hati dengan pihaknya, terutama dalam memegang teguh cita-cita para pendiri bangsa dan konstitusi.
"PDIP juga sebetulnya hatinya sama dengan kita. Benar. Coba cek. Digali hatinya. Sebetulnya sama. Ini UUD 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta, pendiri-pendiri bangsa kita. Hati mereka sama," tegasnya.
Prabowo kemudian menyampaikan gurauan bahwa PDIP belum menunjukkan dukungan secara terbuka melalui rekomendasi seperti yang diberikan Ijtima’ Ulama Indonesia kepadanya.
"Hanya belum bikin rekomendasi seperti Ijtima Ulama. Belum. Tapi kita enggak ada masalah," ucapnya.
BERITA TERKAIT: