Anggota Komisi I DPR RI, Rizki Rizki Aulia Natasukumah menilai usulan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak kementerian sebagai pengusul. Menurutnya, TNI pada prinsipnya akan mempertimbangkan setiap permintaan bantuan selama dinilai penting dan dibutuhkan.
“Ya, itu kan usulan dari kementerian. TNI tentu jika dibutuhkan perbantuannya pasti akan mempertimbangkan dan juga melaksanakan apa yang dilihat penting untuk dilaksanakan,” kata Rizki usai menghadiri Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Hotel Ledian, Serang, Banten, Kamis, 7 Mei 2026.
Meski demikian, Rizki menegaskan bahwa informasi yang beredar sejauh ini masih berupa usulan awal dari kementerian terkait, sehingga perlu ada penjelasan dan klarifikasi lebih lanjut.
“Tapi itu saya baca terakhir usulan dari menterinya, jadi mungkin bisa ditanyakan dan dikonfirmasi,” ujarnya.
Politikus Partai Demokrat itu juga menilai tidak ada alasan untuk menolak usulan tersebut selama memiliki tujuan yang baik.
“Tapi kalau selama itu baik, kenapa tidak?” pungkasnya.
Sebagai informasi, LPDP menggandeng TNI Angkatan Udara untuk memfasilitasi program Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, mulai Senin, 4 Mei 2026 hingga Sabtu, 9 Mei 2026.
Sementara itu, pimpinan DPR RI juga menyatakan dukungan terhadap wacana pemberian pembekalan nasionalisme bagi calon penerima beasiswa LPDP oleh TNI.
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menilai langkah tersebut penting untuk memastikan para intelektual muda Indonesia tetap memiliki keterikatan batin dan tanggung jawab moral terhadap tanah air setelah menempuh pendidikan di luar negeri.
“Bagi saya begini, nasionalisme itu mau ditanamkan kepada setiap penerima LPDP oleh siapapun juga, mau dari BPIP, mau TNI saya setuju,” kata Cucun kepada wartawan, Selasa, 5 Mei 2026.
Wakil Ketua Umum DPP PKB itu menegaskan bahwa para awardee LPDP harus menyadari bahwa pendidikan yang mereka tempuh dibiayai oleh negara melalui uang rakyat, sehingga mereka memiliki tanggung jawab untuk kembali dan membangun Indonesia.
“Yang pasti alumni LPDP ini harus tahu, ini kan mereka diberangkatkan ke sana dibiayai oleh negara, dibiayai oleh rakyat, maka harus ingat kembali ke Indonesia untuk membangun bangsa,” tuturnya.
BERITA TERKAIT: