Seluruh warga nonjemaah haji diwajibkan keluar dari wilayah Arab Saudi paling lambat 18 April 2026, sementara kedatangan jemaah haji dijadwalkan mulai 21 April 2026.
“Ini ketat-ketatnya, sehingga di sana banyak razia,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi Gerindra, Abdul Wachid kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 7 April 2026.
Terkait situasi keamanan kawasan, Wachid menyebut pemerintah Arab Saudi berharap kondisi geopolitik di Timur Tengah segera membaik, khususnya terkait konflik antara Iran, dengan Israel yang dibantu Amerika Serikat.
“Kita diminta untuk berharap untuk berdoa ya, upaya perdamaian segera terwujud yaitu di Timur Tengah segera terwujud,” kata Wachid.
Sebagai tindak lanjut, Komisi VIII DPR dijadwalkan akan menggelar rapat dengan Menteri Haji dan Wakil Menteri Haji guna membahas progres persiapan serta mengevaluasi sejumlah kekurangan yang masih ditemukan.
“Nanti besok hari Rabu itu kami akan rapat,” pungkas Wachid.
Sebelumnya, Abdul Wachid melakukan kunjungan kerja selama lima hari ke Arab Saudi untuk memantau langsung kesiapan penyelenggaraan haji 2026.
BERITA TERKAIT: