Kasus Dokter RSUD Sampang, DPR Minta Bongkar Jaringan Narkoba

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Jumat, 24 Juli 2026, 12:40 WIB
Kasus Dokter RSUD Sampang, DPR Minta Bongkar Jaringan Narkoba
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi (Foto: Dok. Fraksi Nasdem)
Kecil Besar
rmol news logo Kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan dokter IGD RSUD dr. Mohammad Zyn, Sampang, Jawa Timur, diminta tidak berhenti pada pelaku.

Aparat penegak hukum didorong mengusut kemungkinan adanya jaringan narkoba di balik kasus tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem, Nurhadi, mengatakan dugaan keterlibatan tenaga kesehatan dalam kasus narkoba merupakan persoalan serius karena menyangkut hukum, etika profesi, dan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan.

"Kasus ini harus diusut secara transparan dan tuntas. Jangan berhenti pada pelaku, tetapi telusuri juga apakah ada jaringan peredaran narkoba yang menyasar lingkungan fasilitas kesehatan," kata Nurhadi dalam keterangannya, Jumat, 24 Juli 2026.

Ia juga meminta Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan manajemen RSUD dr. Mohammad Zyn melakukan evaluasi sistem pengawasan, termasuk memperkuat pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba berkala bagi tenaga kesehatan.

"Rumah sakit seharusnya menjadi tempat penyembuhan, bukan justru menjadi ruang yang terpapar penyalahgunaan narkotika," tegasnya.

Sebelumnya, dokter berinisial M yang bertugas di IGD RSUD dr. Mohammad Zyn diamankan polisi karena diduga menggunakan sabu bersama seorang juru parkir rumah sakit. Pihak rumah sakit menyatakan penangkapan dilakukan di rumah dan menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila yang bersangkutan terbukti terlibat. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA