Harapan itu disampaikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, kepada wartawan, Jumat, 3 April 2026.
“Kami berharap musibah yang terjadi dan menimpa rakyat Iran sebagai negeri sesama Muslim yang kita rasakan juga sebagai musibah yang menimpa kita, ini segera berlalu. Dan Iran, bangsa Iran, umat Islam di Iran bangkit untuk terus-menerus bersama-sama membangkitkan peradaban Islam,” ujar Din.
Ia menegaskan, Iran memiliki kontribusi besar dalam sejarah perkembangan peradaban Islam, khususnya pada masa kejayaan ilmu pengetahuan di abad pertengahan.
“Karena Muslim Iran dalam lintasan sejarah adalah yang berperan dan berjasa di dalam mengembangkan dan memajukan peradaban Islam di abad-abad pertengahan,” tutur Din.
Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini juga menyoroti dominasi ilmuwan Muslim asal Persia dalam pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk sejumlah tokoh besar Islam dari kalangan Ahlussunnah wal Jamaah.
“Termasuk khususnya tokoh Imam Besar Al-Ghazali yang lahir di Rayy, di pinggir kota Teheran menurut sejarah. Dan juga imam-imam, ulama-ulama lainnya. Dan oleh karena itulah, dan perawi hadits, Bukhari, Muslim dan lain sebagainya berada atau berasal dari kawasan itu,” paparnya.
Lebih jauh, Din mengajak umat Islam mengambil hikmah pasca konflik dengan memperkuat persatuan dan kerja sama dalam membangun peradaban baru.
“Maka pasca perang yang kita doakan akan dimenangkan oleh Iran (amin, amin), akan dimenangkan oleh Iran, kita mengambil hikmah dan ibrah bersatu bekerja sama membangun peradaban baru, peradaban Islam untuk dunia,” tegasnya.
Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Iran, baik melalui organisasi Islam maupun institusi pendidikan dan ekonomi.
“Sudah banyak mahasiswa Indonesia berada di Iran. Ke depan, kerja sama bisa ditingkatkan, termasuk dalam bidang pendidikan, ekonomi,” jelasnya.
Selain itu, Din membuka peluang kolaborasi di bidang sains dan teknologi, termasuk pengembangan teknologi strategis.
“Dan saya ingin tambahkan bidang baru, kita ingin belajar persenjataan, teknologi persenjataan rudal. Dan sains dan teknologi yang di Iran ada universitas-universitas terkemuka dalam bidang itu,” ujarnya.
Lebih jauh, Din mengajak seluruh negara pencinta perdamaian dan keadilan untuk bersama-sama membangun masa depan peradaban manusia.
“Inilah harapan bagi masa depan peradaban manusia di masa yang akan datang,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: