Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Tak Ingin Sekadar Seremoni, Peringatan Bandung Lautan Api Ditunda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 27 Maret 2026, 21:09 WIB
Tak Ingin Sekadar Seremoni, Peringatan Bandung Lautan Api Ditunda
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: RMOLJabar/Bagus)
rmol news logo Peringatan Bandung Lautan Api tidak boleh digelar sekadar seremonial. Karena itu, agenda tahunan tersebut diputuskan untuk ditunda sementara hingga konsepnya benar-benar matang.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, sejumlah ide kreatif sebenarnya sudah mulai dirancang, termasuk pendekatan dramatik agar pesan sejarah lebih terasa. Namun karena gagasan tersebut muncul mendadak, persiapan dinilai belum optimal.

“Peringatannya kita tunda dulu. Konsepnya masih perlu dimatangkan. Saya ingin ini bukan sekadar seremoni, tapi punya makna kuat, ada dramaturginya,” ujar Farhan dikutip RMOLJabar, Jumat 27 Maret 2026.

Awalnya, peringatan dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret. Namun bertepatan dengan masa libur Lebaran, waktu latihan dan kesiapan teknis menjadi sangat terbatas.

“29 Maret kita baru mulai kerja lagi. Enggak sempat latihan sama sekali. Jadi kemungkinan besar kita laksanakan sekitar bulan April,” jelasnya.

Farhan menekankan, esensi Bandung Lautan Api harus benar-benar dipahami generasi sekarang, bukan hanya diperingati secara simbolik. Ia menyebut, peristiwa itu adalah bukti nyata pengorbanan warga Bandung demi menjaga keutuhan Republik Indonesia.

“Semangatnya adalah pengorbanan. Warga Bandung waktu itu siap berkorban demi tetap utuhnya Republik Indonesia di kota ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan, tanpa peristiwa tersebut, Kota Bandung berpotensi terbelah antara kekuasaan kolonial dan Republik. Justru karena pengorbanan rakyat, Bandung akhirnya sepenuhnya menjadi bagian dari Indonesia.

“Kalau tidak ada Bandung Lautan Api, kota ini bisa terbelah dua. Itu yang harus kita pahami, bukan sekadar diperingati,” tegasnya.

Farhan pun mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menghormati nilai perjuangan yang terkandung dalam peristiwa bersejarah tersebut.

“Mari kita hargai dan hormati pengorbanan seluruh rakyat Bandung untuk persatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA