Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, usulan efisiensi tersebut berasal langsung dari BGN, bukan keputusan Kementerian Keuangan.
“Tapi bukan saya motong ya. Memang dia melakukan sendiri karena dia (BGN) bilang masih bisa ada efisiensi,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta pada Rabu 25 Maret 2026.
Menurut Purbaya, potensi penghematan Rp40 triliun itu berasal dari rencana pengurangan hari penyaluran MBG, dengan tidak lagi diberikan sampai hari Sabtu.
Dengan skema tersebut, program MBG hanya akan berjalan lima hari dalam sepekan.
Meski demikian, ia mengaku belum dapat merinci lebih jauh terkait skema efisiensi tersebut. Pemerintah, kata Purbaya masih menunggu penjelasan resmi dari pimpinan BGN.
Untuk diketahui, anggaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu sendiri dipatok hingga Rp335 triliun dalam APBN tahun ini, naik drastis dari Rp71 triliun pada 2025.
Purbaya menegaskan bahwa wacana efisiensi Rp40 triliun ini belum termasuk rencana penghematan lain sebesar Rp80 triliun yang sebelumnya disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
BERITA TERKAIT: