Prabowo yang mengenakan kemeja safari krem dan peci hitam tampak duduk di barisan depan. Ia diapit CEO Danantara Rosan Roeslani dan Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih tampak hadir, di antaranya Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa lembaga pengelola investasi negara harus memiliki target kinerja yang ambisius.
Ia menyebut tingkat pengembalian aset atau return on asset (ROA) idealnya berada pada level dua digit, yakni di angka 10 hingga 15 persen.
“Perusahaan yang baik return on asset harusnya minimal 10 persen. Kalau yang bagus 12 persen, yang hebat 15 persen. Kita harus memiliki target yang bagus yaitu 10 persen,” ujar Prabowo.
Meski demikian, Prabowo memahami bahwa target tersebut belum tentu dapat dicapai dalam waktu singkat, terutama karena Danantara masih berada pada tahap awal pengelolaan.
Kendati begitu, Prabowo tetap menegaskan pentingnya capaian yang terukur. Ia meminta tingkat pengembalian aset Danantara setidaknya berada di angka minimal 5 persen, yang menurut perhitungannya dapat mengembalikan sekitar 50 miliar dolar AS ke kas negara setiap tahun.
Target tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional, terlebih di tengah dinamika global yang kian tidak menentu.
"Tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh. Sudara-sudara harus bisa memberi return 5 persen minimal kembalikan ke negara 50 miliar dolar minimal. Sudara-sudara ini semakin mendesak karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian,” demikian Prabowo.
BERITA TERKAIT: